Selasa, 29 Januari 2019

SAKIT KEPALA DAN MACAM-MACAM SAKIT KEPALA - PENYEBAB DAN PENGOBATAN



PENGERTIAN SAKIT KEPALA 

Sakit kepala adalah rasa sakit yang muncul di sekitarkepala. Sebagian besar sakit kepala yang terjadi tidak serius dan bisa diatasi dengan mudah, seperti dengan meminum obat pereda sakit, minum air putih yang cukup, dan lebih banyak istirahat . 

JENIS-JENIS SAKIT KEPALA 

Pada dasarnya kondisi ini memiliki sekitar 150 jenis. Namun jenis yang paling umum di antaranya:

1. Sakit kepala tegang (tension headache)

Ini adalah kondisi yang paling sering dialami orang. Bahkan banyak orang menyebutnya sebagai sakit kepala “sehari-hari” karena hampir semua orang pasti pernah mengalaminya dalam beberapa kali hidup mereka.
Anda mungkin akan mengalami sakit kepala sebelah kanan secara konstan. Rasa sakit pada bagian kanan kepala ini merupakan jenis yang paling umum, meskipun belum ditemukan kejelasan pasti penyebabnya. Selain itu, Anda juga mungkin merasa kaku di belakang leher dan otot bahu kemudian menyebar ke depan, dan merasa adanya tekanan di belakang mata Anda bersamaan dengan tekanan pada rahang Anda.
Kondisi ini dapat pada siapa saja dan pada usia berapa pun, tetapi tidak cukup parah untuk mengganggu kehidupan sehari-hari Anda. Dalam banyak kasus, sakit kepala sebelah kanan akan hilang setelah 30 menit hingga beberapa hari.

2. Migrain

Migrain adalah serangan sakit kepala sebelah berulang yang diikuti rasa nyeri yang biasanya parah dan sering membuat penderitanya tidak berdaya. Banyak orang menyebut kondisi ini sebagai sakit kepala sebelah.
Rasa sakitnya berdenyut intens atau berupa rasa sakit ekstrem seperti dihantam oleh benda keras. Walaupun begitu, kondisi ini tergolong sebagai gangguan neurologis turunan akibat ketahanan yang lebih rendah terhadap rangsangan penyebab migrain, berbeda dari sakit kepala biasa ataupun cluster.
Selain merasakan sakit kepala sebelah, beberapa orang juga mengalami mual, muntah, atau sensitivitas terhadap suara bising atau cahaya. Kondisi ini terbilang umum karena dapat memengaruhi sekitar 1 dari setiap 5 wanita dan sekitar 1 dari setiap 15 orang pada pria.
Sakit kepala sebelah dikatakan serius bila berlangsung dari 4 jam sampai 3 hari dan disertai dengan gejala lainnya yang sangat parah hingga menghambat Anda untuk beraktivitas normal. Sakit kepala sebelah juga dikatakan parah jika penderita memiliki riwayat serangan setidaknya 2-5 kali serangan dengan pola yang sama.

3. Sakit kepala cluster 

Sama seperti migrain, kondisi ini juga menyebabkan sakit kepala sebelah di salah satu sisi kepala. Bedanya, rasa nyeri yang intens terjadi secara tiba-tiba dan cenderung muncul di belakang mata atau area sekitar mata.
Selain nyeri yang intens, gejala lainnya dari kondisi ini adalah mata memerah dan berair, pupil mengecil, serta hidung berair. Kondisi ini terbilang umum, akan tetapi paling parah di antara jenis lainnya.
Setiap serangan sakit kepala sebelah dapat berlangsung 15 menit hingga 3 jam dan sering membangunkan pasien dari tidur karena rasa sakitnya bisa sangat buruk dan intens. Gejala kondisi ini bisa terjadi setiap hari, dan berlangsung beberapa minggu atau bulan pada satu waktu, sebelum reda.
Kondisi ini mungkin akan hilang sepenuhnya selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, tapi bisa saja sesekali kembali lagi. Pria 3-4 kali lebih sering terkena kondisi ini daripada wanita.

4. Sakit kepala sinus

Gejala khas dari kondisi ini adalah nyeri yang intens dan konstan di tulang pipi, dahi, atau batang hidung Anda. Terkadang, gejala sakit yang dirasakan hampir mirip dengan gejala migrain. Kondisi ini disebabkan akibat adanya infeksi virus, seperti virus flu
Virus ini akan menyebar ke rongga sinus dari saluran pernapasan atas, sehingga pada akhirnya menyebabkan dinding sinus (ruang kecil di bagian tengkorak) mengalami peradangan.
Rasa sakit biasanya datang bersamaan dengan gejala sinus lainnya, seperti hidung meler atau tersumbat, telinga berdenging, demam, serta sakit tenggorokan.

5. Sakit kepala hormon

Kondisi ini sering terjadi pada wanita khususnya saat mendekati atau selama siklus menstruasi atau manopause. Pemicu lainnya mungkin setelah kehamilan atau saat mengonsumsi pil KB 
Meski sakit kepala belakang ataupun sebelah tidak mengancam jiwa, namun kondisi ini bisa jadi tanda adanya kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti stroke.
Itu sebabnya, jika Anda mencurigai memiliki gejala yang sudah disebutkan di atas berulang kali dan tidak juga kunjung membaik dalam beberapa waktu, ada baiknya Anda segera konsultasi ke dokter

PENYEBAB SAKIT KEPALA 

Mengetahui gejala yang Anda rasakan dapat membantu dokter menentukan penyebab sakit kepala sebelah dan obat sakit kepala yang tepat. Kebanyakan penyebab sakit kepala sebelah bukanlah hasil dari penyakit serius, tetapi beberapa mungkin disebabkan oleh kondisi yang mengancam jiwa yang membutuhkan perawatan medis segera
Kondisi ini umumnya dikelompokkan berdasarkan penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab sakit kepala belakang ataupun sebelah yang harus Anda ketahui:

Penyebab sakit kepala primer

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh reseptor nyeri yang terlalu aktif di kepala Anda. Diperkirakan bahwa ada aktivitas kimia yang terjadi di otak, saraf, pembuluh darah di dalam dan di luar tengkorak, serta otot-otot di kepala dan leher. Kondisi ini seringnya terjadi bukan sebagai dampak dari kondisi kesehatan tertentu.
Berikut ini beberapa penyebab sakit kepala primer yang paling umum di antaranya:
  • Migrain
  • Sakit kepala tegang
  • Sakit kepala cluster
Gaya hidup tertentu juga bisa jadi penyebab sakit kepala primer, seperti:
  • Alkohol, terutama anggur merah
  • Makanan tertentu, seperti daging olahan yang mengandung nitrat
  • Perubahan waktu tidur atau kurang tidur
  • Postur tubuh yang buruk
  • Melewatkan waktu makan
  • Stres yang berlebih

Penyebab sakit kepala sekunder

Kondisi ini biasanya didasari oleh kondisi kesehatan yang lebih serius. Berikut ini beberapa kondisi kesehatan yang bisa jadi penyebab sakit kepala sekunder:
  • Perdarahan di bagian otak dan jaringan tipis yang menutupi otak (subarachnoid hemorrhage)
  • Tekanan darah yang sangat tinggi
  • Infeksi otak, seperti mengitis , ensefalis atau abses
  • Tumor otak
  • Gegar otak
  • Penumpukan cairan di dalam tengkorak yang mengarah ke pembengkakan otak (hydrocephalus).
  • Penumpukan tekanan di dalam tengkorak, tapi bukan tumor (pseudomotor cerebri).
  • Keracunan karbon monoksida
  • Kekurangan oksigen saat tidur (sleep apnea ) 
  • Masalah dengan pembuluh darah dan perdarahan di otak, seperti arteriovenous malformation (AVM), aneurisma otak, atau stroke
  • Masalah gigi tertentu
  • Infeksi telinga
  • Influenza (flu) dan penyakit demam lainnya (demam)
  • Terlalu sering menggunakan obat nyeri
  • Serangan panik dan gangguan panik

CARA-CARA UNTUK MEREDAKAN SAKIT KEPALA .

Istirahat di ruangan gelap

Jika sakit kepala muncul ketika Anda sedang beraktivitas, segeralah mencari tempat untuk berbaring atau untuk sekadar duduk. Usahakan Anda berisitirahat di ruangan yang tenang dan agak gelap. Hindari kebisingan yang berasal dari lingkungan sekitar. Tenangkan diri Anda dan cobalah melemaskan bagian kepala serta pundak Anda.

Relaksasi

Jika Anda biasa bermeditasi, Anda bisa menggunakan teknik meditasi untuk meredakan sakit kepala Anda. Pejamkan mata, atur napas Anda. Bayangkan Anda sedang berada di tempat favorit Anda yang nyaman dan sakit kepala Anda berangsur-angsur menghilang.

Kompres

Anda bisa melakukan teknik kompres dingin dan kompres panas. Cobalah mengompres bagian kening dan belakang leher Anda menggunakan lap hangat, ini akan membantu melancarkan peredaran darah dan mengendurkan otot-otot yang kaku. Setelah itu, lanjutkan dengan mengompres bagian tersebut dengan kompres dingin. Anda bisa menggunakan beberapa es batu yang dibalut dengan sapu tangan. Efek dingin ini akan mengecilkan pembuluh darah. Ketika pembuluh darah mengecil, tekanan terhadap saraf-saraf sensitif yang terdapat di kepala akan berkurang.

Pijat ringan

Anda bisa coba memijit bagian yang sakit menggunakan jari telunjuk dan atau ibu jari Anda. Berikan pijatan ringan dengan konstan selama 7-15 detik, lalu lepaskan. Ulangi lagi sampai Anda merasa sakit berkurang.
Cobalah minta bantuan orang lain untuk memijit area kepala, leher, dan pundak Anda. Mintalah untuk memijat dengan tekanan yang pas, karena jika terlalu pelan maka tidak akan mengendurkan otot-otot yang tegang, tetapi jika terlalu keras akan menambah sakit kepala Anda.

Makan

Turunnya kadar gula darah dapat menyebabkan sakit kepala. Cobalah makan camilan atau minum teh manis hangat terlebih dahulu. Usahakan untuk makan selalu tepat pada waktunya untuk menghindari sakit kepala yang diakibatkan oleh penurunan kadar gula darah.

Peregangan

Sakit kepala Anda mungkin disebabkan oleh tegangnya otot-otot di bagian pundak dan leher. Ketegangan ini dapat diakibatkan oleh stres, kelelahan, atau posisi duduk yang sama untuk waktu yang terlalu lama. Jika hal ini merupakan penyebab sakit kepala Anda, Anda bisa melakukan peregangan sederhana seperti tekuk kepala Anda ke satu sisi kemudian putar perlahan ke arah bawah membentuk gerakan setengah lingkaran, biarkan dagu Anda menyentuh dada. Anda bisa ulangi kembali ke sisi yang berlawanan.

Jangan lupa minum air

Salah satu tanda dehidrasi adalah sakit kepala. Jika sakit kepala Anda disertai dengan haus, mulut kering, rasa lelah berlebihan, serta frekuensi buang air kecil yang jarang-jarang, cobalah untuk minum segelas air.
Setelah sakit kepala Anda reda, cobalah untuk mencari tahu apa penyebabnya. Anda mungkin telat makan, kurang minum, stres, atau Anda terlalu lama duduk dalam posisi yang kurang nyaman. Hal-hal tersebut biasanya merupakan penyebab dari tension headache. Dengan mengetahui penyebab sakit kepala, Anda dapat menghindari serangan sakit kepala di kemudian hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar